Selasa, 31 Oktober 2017

Belenggu asmara


Waktu itu
Ku teringat bayang-bayang mu
Senyuman mu terpangpang manis di ingatanku
Waktu itu masih teringat ketika diriku kenal dirimu
Namun kini sudah tak seperti dulu lagi
Jarak kita sangat jauh bagai langit dengan bumi

Kenangan yang indah kini telah pudar di makan masa
Harapan-harapan telah pupus gelap gulita
Jantung berhenti berdetak
Dalam rasa nan jauh semerbak

Betapa hancur nya hati ini ketika dirimu bersamanya
Butiran kaca yang pecah lebur di terpah hantaman
Mematahkan tulang tulang dalam dada yang kiat merana
Terurai bagai pasir terkena ombak alulalang







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copas itu perbuatan tercela.

Saudaraku Palestina

Diriku tak pernah liat akan dirimu Diriku tak kenal penghuni negeri mu Namun telinga ini selalu mendengar nama mu Hati ini merasaka...