Rabu, 13 Desember 2017

Saudaraku Palestina


Diriku tak pernah liat akan dirimu
Diriku tak kenal penghuni negeri mu
Namun telinga ini selalu mendengar nama mu
Hati ini merasakan keberadaan mu
Hati ini meredup akan kondisimu

Negeri yang indah dengan Islam nya
Negeri yang toleransi akan umatnya
Negeri yang megah bangunan-bangunannya
Negeri yang menghargai kaum hawa
Negeri yang kaya akan akhlak mulia

Namun zionis bangsat menghancurkan itu semua
Merampas harta kekayaan
Merusak bumi dan jiwa
Membunuh tiap muslim yang bernyawa
Menginjak-injak hati muslimah

Dunia berduka melihat mu
Dunia peduli akan negeri mu
Seakan-akan ingin sekali berpijak dan memelukmu
Menghapuskan butiran-butiran air yang menetes di pipi

Untukmu zionis pecundang
Taukah apa yang kami rasakan ?
Untukmu zionis bajingan
Kau lihat dampak yang kau lakukan ?
Menyatim piatukan saudara kami
Mencabik-cabik saudara kami
Membunuh buaian hati yang tak berdosa
Merebut negeri tercinta yang penuh kedamaian
Kau iblis yang nyata




Selasa, 12 Desember 2017

Mutiara hitam


Dirimu yang ku nanti dengarkanlah
Dirimu yang ku sanjung lihatlah
Dengar kan curahan hati ini
Lihatlah mata ini yang tak sedikitpun menyembunyikan kebencian

Ingin ku sampaikan pesan ini padamu
Dengan uraian kata yang sederhana
Yang tak ingin pujian nan sanjungan 
Bahagia rasanya kau terima pesan ini
Dengan senyuman manis nan berseri
Dengan pandangan yang terus tertunduk
Dan hati yang terus tawadhu'

Dirimu yang anggun dengan hijabmu
Dirimu yang terpuji dengan akhlakmu
Yang membuat hati terasa tentram laksana bunga yang tersiram air
Yang membuat lisan ini selalu berdzikir atas keagungan
Dirimu laksana mutiara hitam yang selalu di nanti

Senin, 11 Desember 2017

Karya sastra mahasiswa

Senja berkata

Seperti ini saja
Dan pada saat nya tiba
Duri yang tersamsam akan di makamkan
Hati yang legam akan menjadi menawan
Luka yang perih akan pulih dengan rintihan

Karna yang menunggu akan di pertemukan
Yang sabar akan di bahagiakan
Yang merentangkan tangan akan mendapat pelukan
Semesta tak akan pernah bertepuk sebelah tangan
Karna burung pun dapat terbang berkat dua sayap
di topang oleh angin yang menjadikannya seimbang

Jawab

Burung-burung terbang layaknya rakyat merdeka
Menghempas sayapnya yang indah
Menyusuri tiap titik tujuan yang akan di hinggapi
Berpesan pada tiap pepohonan yang indah
Berbisik pada bumi yang datar ini

Tiap insan memiliki berjuta-juta pesan
Yang ingin di dengar dan di rasakan
Bertarung dalam ikatan atas ridho Nya
Berbisik pada bumi
Menengadah ke langit dalam naungan ilahi robbi

Selasa, 05 Desember 2017

Jilbab hitam


Kamu
Apa kabar mu ?
Sekian lama aku menanti kehadiran mu.
Langkah mu yang tak lgi terlihat
Ucapan yang tak lagi terdengar
Kau hilang dari pandangan ku

Aku ingin menghubungi mu
Aku ingin melihat mu walau sepintas
Aku ingin mendengar tawa mu yang ceria
Namun ku tak bisa seperti itu

Aku rindu yang ada pada dirimu
Akhlak yang khusyu' dalam penjagaan
Ucapan yang baik tak menyakiti hati
Uluran kain yang menutupi mahkota
Aku tak berharap lebih dari mu
Kau sehat dalam iman dan Islam

Saudaraku Palestina

Diriku tak pernah liat akan dirimu Diriku tak kenal penghuni negeri mu Namun telinga ini selalu mendengar nama mu Hati ini merasaka...